sarana edukatif, membahas segala sesuatu terkait aquascape

Friday, 16 March 2018

Mengenal Madagascar Lace - Tanaman unik dengan daun jaring


Madagascar Lace "Aponogeton madagascariensis"
Aponogeton madagascariensis adalah tanaman air favorit penghobi aquascape professional. Tanaman ini memiliki bentuk daun yang unik dan beda dengan tanaman aquascape lain. Madagascar lace berasal dari Kepulauan Madagaskar di lepas pantai tenggara Afrika, namun juga ditemukan di Asia dan Australia. Tanaman Ini adalah jenis tanaman full air, banyak spesies tanaman Afrika yang bisa hidup di bawah air dan hidup juga saat musim kemarau. Sebagian b
esar spesies tanaman Asia dapat bertahan dalam kondisi full air.

Gambaran Umum Madagascar Lace
Madagascar lace adalah tanaman air berumbi. Daunnya unik, memiliki banyak sekali lubang sehingga terlihat seperti jarring. Tanaman ini cocok sebagai midground untuk aquascape. Daunnya lonjong dan bisa tumbuh setinggi 25-50 cm dan lebarnya 30 cm. Daunnya menyebar di bawah permukaan air. Madagascar Lace lebih menyukai pencahayaan terang yang dikombinasikan dengan air sedikit asam dan tingkat kekerasan air rendah. Posisi ideal untuk tanaman ini di aquascape adalah di posisi pusat tank, akan terlihat unik dan menjadi sorotan di tengah tank. Tanaman ini juga bisa menghasilkan bunga, tangkai bunga naik di atas air untuk memekarkan bunganya. Perbanyakan terjadi melalui pemisahan rizome atau benih setelah berbunga.


Latar Belakang
Aponogeton madagascariensis adalah tanaman akuarium yang sangat populer. Spesies ini akan menjadi sorotan di semua tank. Aponogeton adalah satu-satunya genus dari 45-50 spesies tumbuhan berbunga di keluarga Aponogetonaceae. Tanaman ini telah membuat tantangan bagi para penghobi karena kepunahan di habitat aslinya di Madagaskar sejak tahun 1950an. Saat ini dibudidayakan dalam perdagangan tanaman aquascape. Tanaman Ini masuk family Aponogetonaceae di bawah ordo Alismatales kelompok Angiosperm.

Perawatan
Aponogeton madagascariensis adalah salah satu tanaman yang paling berharga bagi penghobi. tanaman ini membutuhkan tangki dengan kondisi air bersih dan jernih. Tangki harus memiliki sistem filtrasi tinggi dengan aliran air yang kuat dan tanah rendah bahan organik. Substrat kaya nutrisi atau yang ditambahkan tanah gambut atau pupuk kandang harus dihindari. Paling baik dirawat dalam air lunak dengan pH 5,5-7,5, kekerasan 2-15 dGH dan suhu 68-72F (20-22C). Pencahayaan harus medium berkisar antara 3 sampai 5 watt per galon, menggunakan lampu spektrum full high (5000-7000K). Tanaman ini membutuhkan penambahan CO2 untuk fotosintesis, penambahan pupuk mikro dan makro harus dilakukan secara berkala. Lace plant sangat sensitif terhadap kekurangan zat besi terlarut di dalam air. Daun yang lebih tua memiliki bercak coklat yang membuat mereka agak kurang menarik untuk dilihat. Terkadang bintik mati terlihat pada daun yang menunjukkan bahwa tanahnya terlalu kaya untuk tanaman ini. Jangan biarkan pertumbuhan alga atau kotoran lainnya menempel pada daun. Pertumbuhan alga sulit dikeluarkan dari daunnya. Dalam hal ini, ikan pemakan alga sangat cocok untuk mengendalikan pertumbuhan alga yang berlebih. Tanaman Lace Madagaskar harus ditanam sendiri di bagian tengah-tengah akuarium di antara tanaman lainnya karena akar dari tanaman lain membantu Madagascar lace tumbuh.

Nama ilmiah:
Aponogeton madagascariensis
Nama umum: Madagascar lace, daun kisi, lace plant
Asal: Madagaskar, Afrika
Penempatan: Mid-ground
Perbanyakan: Umbi, biji
Tinggi: 30-60cm (12-24 inci +)
PH air: 5,5-7,5
Kekerasan Air: 2-15 dGH
Suhu: 68-720 F (20-220 C)
Pencahayaan: Medium-high
Pertumbuhan: cepat
Tingkat perawatan: Sulit
Share:

Sunday, 4 March 2018

Humpback Pufferfish (Tetraodon palembangensis) - Ikan buntal dari Asia Tenggara

Humpback pufferfish (Tetraodon palembangensis) atau King kong pufferfish merupakan jenis puffer air tawar terbesar ketiga setelah Tetraodon mbu dan Tetraodon lineatus, dan berasal dari beberapa wilayah di Asia tenggara seperti Thailand, Malaysia, Laos dan Indonesia. Humpback pufferfish dapat tumbuh hingga mencapai 8 inci. Palembang puffer ini sering bersembunyi dan sangat jarang bergerak atau malas bergerak, dan biasanya bergerak hanya untuk mencari  makanan, sehingga setting banyak tanaman dan bebatuan sangat cocok untuk ikan ini. Ikan ini bersifat karnivora dan biasanya memakan cacing, ikan yang lebih kecil, udang, keong dan kepiting. Seperti puffer lainnya, Palembang puffer juga mempunyai gigi yang terus tumbuh memanjang dan akan menjadi masalah bagi ikan jika tidak dijaga (dihambat). Solusi untuk mengatasi hal tersebut mungkin ialah dengan pemberian makanan keras seperti keong dan kepiting secara berkala. Seperti puffer lainnya, palembang puffer dapat memompa perutnya yang elastis dengan air atau udara yang menjadikan tubuhnya mengembang 2 sampai 3 kali tubunya jika merasa terancam. Ikan ini hidup pada air dengan pH 6,9 – 7,5 dan suhu  24-27 °C.


Teknik breeding Tetraodon palembangensis masih jarang dilakukan di skala aquarium. Banyak bagian tubuh puffer yang mengandung racun mematikan neurotoxin tetrodoxin, yang dapat menyebabkan kelumpuhan dan kematian.


aquascape batang
source: http://zafact.blogspot.co.id
Share:

RECENT COMMENTS

Video of the Day

Nice product of the day

Followers